Minggu, 02 Desember 2012

Belajar Bahasa Inggris seperti Native Speaker

Anda Berada di Tempat yang Tepat untuk Belajar Bahasa Inggris Seperti Native Speaker!


Saudara,

Apakah Anda merasa malu ketika Anda berbicara Bahasa Inggris? Apakah pronunciation Anda buruk? Apakah Anda membuat banyak kesalahan tata bahasa ketika berbicara Bahasa Inggris?
Apakah orang-orang mengalami kesulitan memahami Bahasa Inggris anda? Apakah mereka tampak bingung ketika anda berbicara? Apakah sulit bagi Anda untuk mengerti penutur asli (native speaker)? Apakah Anda merasa frustrasi karena anda tidak dapat mengerti native speaker dengan mudah?
Anda mungkin merasa telah mempelajari Bahasa Inggris selama bertahun-tahun. Anda bisa membaca tulisan dalam Bahasa Inggris dengan baik, tetapi ketika berbicara, Anda merasa gelisah, tidak percaya diri, malu, serta minder.
Apa yang salah? Apakah semua yang telah anda pelajari sia-sia? Apakah mungkin bagi anda untuk berbicara Bahasa Inggris dengan mudah, rileks, dan tanpa beban?
Saya akan tunjukkan bagaimana mengubah kemampuan Bahasa Inggris anda dengan cara mudah dan sangat menyenangkan, yang tidak pernah anda bayangkan sebelumnya!

 “mengapa setelah menghabiskan waktu selama sekurang-kurangnya 6 tahun belajar Bahasa Inggris tetap saja mereka tidak bisa berbahasa Inggris (ngomong inggris)? Apa/siapa yang salah?”

 

mengapa 6 tahun? Coba anda ingat-ingat, sejak kapan anda mulai belajar Bahasa Inggris, mulai kelas 1 SMP kan…? Kurikulum pendidikan kita yang sekarang malah mengharuskan siswa untuk belajar Bahasa Inggris sejak jenjang Sekolah Dasar. Berarti, lebih lama waktu yang digunakan untuk belajar Bahasa Inggris.
It’s more than enough to be an expert! Tapi bagaimana kenyataannya? silahkan anda perhatikan di sekitar anda, ada berapa banyak lulusan SMA yang benar-benar bisa berbahasa Inggris/berkomunikasi aktif dalam Bahasa Inggris?
Ingat! Berbahasa Inggris bukan berarti bisa menyelesaikan soal-soal Bahasa Inggris lho…, kalau yang seperti itu saya yakin ada banyak. Yang saya maksud dengan ‘berbahasa Inggris’ adalah terampil dan mampu menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi. Karena itulah tujuan sebuah bahasa.
Coba anda hitung, ada berapa banyak lulusan SMA dengan kemampuan seperti itu. 5%? 10%? 20%? Silahkan dihitung, dan saya yakin hasilnya sangat jauh dari yang diharapkan.

 

Bertahun-tahun saya mencoba mencari jawaban dari pertanyaan saya di atas. Saya bertanya kepada para senior tentang hal tersebut, tapi mereka juga menghadapi masalah yang sama… sangat sedikit siswa yang kemampuannya meningkat. Sampai akhirnya saya menyadari, ada yang salah dalam metode pembelajaran Bahasa Inggris konvensional.
Kesadaran tersebut membuat saya semakin bersemangat untuk terus mencari jawaban, mencari cara agar setiap orang bisa berbahasa Inggris dengan mudah, cepat, dan fasih. Saya membaca banyak buku tentang metode pembelajaran Bahasa Inggris, membaca jurnal-jurnal penelitian, serta mencoba menerapkan beberapa metode baru di berbagai kesempatan.

 

Reading, listening, speaking, dan writing adalah aspek terpenting dalam sebuah bahasa, termasuk Bahasa Inggris. Satu-satunya cara agar lancar dan fasih dalam sebuah bahasa adalah dengan menguasai speaking.
Coba anda perhatikan bagaimana bayi dan anak-anak belajar berkomunikasi atau mengenal bahasa. Apa yang dilakukan pertama kali?
Yang dilakukan pertama kali oleh seorang bayi adalah mendengar (listening), beberapa bulan kemudian baru dia mencoba berbicara (speaking) satu atau dua kata. Membaca (reading) baru diajarkan setelah sang anak lancar berbicara. Dan aspek yang terakhir, menulis (writing), diajarkan ketika anak memasuki usia sekolah.
Siklus belajar seperti itu disebut dengan Natural Order atau tahapan alamiah seorang anak belajar sebuah bahasa. Listening – Speaking – Reading – Writing, itu tahapan yang benar.
Anehnya, Bahasa Inggris tidak diajarkan dengan cara seperti itu di sekolah kita. Yang diajarkan di sekolah pertama kali adalah reading, listening, setelah itu speaking, baru kemudian writing.
Listening adalah input, sedangkan Speaking adalah output. Bagaimana bisa ngomong dengan lancar kalau inputnya kurang…?;)
Jika anda ingin berbahasa Inggris secara natural, fasih dan lancar seperti penutur asli, belajarlah dengan mengikuti siklus di atas (natural order), listeningspeakingreading – dan writing. Saya jamin, anda akan sukses!
Fakta tentang belajar Bahasa Inggris yang harus anda tahu!
  1. Belajar aturan-aturan Grammar akan “membunuh” kemampuan Speaking anda. Maka jangan mempelajari Grammar jika anda ingin fasih dan lancar berbahasa Inggris.
  2. Listen first! Itu aturan baku jika anda ingin fasih berbahasa Inggris. Mendengarkan sesuatu yang bisa kita pahami dalam Bahasa Inggris secara berulang-ulang, adalah cara terbaik untuk belajar berbicara Bahasa Inggris.
  3. Bayi dan anak-anak adalah pembelajar bahasa terbaik. Mereka tidak pernah mempelajari Grammar untuk bisa berbicara. Bayi belajar dengan mendengar. Anda bisa meniru cara belajar mereka agar bisa berbahasa Inggris dengan fasih.
  4. Kosakata dan frase harus dipelajari secara kontekstual. Jika anda ingin fasih dan lancar berbahasa Inggris, berhentilah mempelajari/menghafal daftar kosakata. Pelajarilah kosakata dalam satu kalimat utuh.
  5. Duduk di kelas dan mendengarkan seseorang yang kurang bagus Bahasa Inggrisnya (tidak fasih) tidak akan membantu anda berbicara dengan mudah dan fasih. Anda harus mendengarkan native speaker agar bisa berbicara seperti mereka.
  6. 95% orang yang mengikuti kursus Bahasa Inggris tidak pernah benar-benar bisa berbahasa Inggris dengan fasih. Mereka tahu aturan-aturan grammar, tapi hanya sedikit yang benar-benar speak real English

Kunjungi Advanced English Course  (AEC)

Kami akan membantu anda berbicara seperti native speaker

 

Rabu, 10 Oktober 2012

TOEFL PREPARATION

Apakah TOEFL itu?

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes bahasa Inggris yang dirancang untuk mengukur penguasaan bahasa Inggris mereka yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Tes ini dikembangkan dan diselenggarakan oleh ETS (Educational Testing Service) sebuah lembaga nirlaba yang berkedudukan di Amerika Serikat dan pertama kali diselenggarakan pada tahun 1964. Nilai TOEFL biasanya merupakan salah satu persyaratan masuk di sejumlah 2400 perguruan tinggi di Amerika, Kanada dan 80 negara lainnya di dunia (ETS: 1999). 

Kemampuan apa saja yang diuji dalam tes TOEFL?
Ada tiga bagian tes TOEFL yang harus dikerjakan oleh peserta tes. Bagian pertama adalah soal-soal yang mengukur kemampuan Listening Comprehension dalam jumlah 50 soal, Structure & Written Expression , 40 soal, dan Reading Comprehension, 50 soal. Keseluruhan soal dibuat dalam bentuk pilihan berganda (kecuali untuk Computer Based TOEFL ada soal esai yang menguji kemampuan mengarang peserta dalam bahasa Inggris serta variasi lain bentuk soal seperti menjodohkan, meng highlight kata tertentu yang ada kaitannya dengan main idea suatu bacaan, dll.). Keseluruhan tes berlangsung dalam waktu kurang lebih 150 menit, untuk Paper and Pencil Based TOEFL, dan kurang lebih 240 menit untuk Computer Based TOEFL. Waktu yang relatif lama untuk Computer Based TOEFL ini sudah termasuk prosedur tutorial.

Ada berapa jenis tes TOEFL?
Terdapat dua jenis tes TOEFL, yaitu 1) Paper and Pencil Based TOEFL; dan 2) Computer Based TOEFL. Jenis tes TOEFL yang pertama adalah tes TOEFL yang kita kenal selama ini, dimana baik soal maupun jawaban dikerjakan dengan menggunakan kertas dan pensil. Sedangkan jenis tes TOEFL yang kedua adalah model tes yang relatif baru karena pertama kali diperkenalkan pada tahun 1998. Seperti yang tertera pada namanya, tes ini menggunakan komputer dalam penyampaian soalnya dan peserta tes akan menjawab tes ini juga melalui komputer.

Selain kedua jenis tes diatas, apakah masih ada jenis tes TOEFL lainnya?
Untuk keperluan pra-seleksi ataupun keperluan intern suatu lembaga, maka ETS sebagai lembaga pengembang dan penyelenggara tes TOEFL juga menyelenggarakan TOEFL ITP (ITP= Institutional Testing Programme). Jumlah soal dan tingkat kesulitan TOEFL ITP tidak berbeda dengan Paper and Pencil Based TOEFL maupun Computer Based TOEFL, karena memang soal-soal yang digunakan pada TOEFL ITP adalah soal tes TOEFL yang telah pernah digunakan sebelumnya. Perbedaan yang perlu diketahui oleh mereka yang merencanakan mengikuti tes TOEFL adalah bahwa skor yang diperoleh dari TOEFL ITP dalam pengunaannya terbatas. Perguruan tinggi di Amerika, misalnya, hanya akan menerima skor yang diperoleh dari Paper and Pencil Based TOEFL atau Computer Based TOEFL. Perbedaan lainnya adalah dalam hal biaya tes. Saat ini biaya Paper and Pencil Based TOEFL maupun Computer Based TOEFL adalah sebesar US $ 110, sedangkan TOEFL ITP biayanya relatif lebih murah yaitu sebesar US $ 25. Perlu juga diketahui bahwa Paper and Pencil Based TOEFL dan Computer Based TOEFL hanya diselenggarakan di Test Center tertentu dengan jadwal tes yang telah ditentukan jauh hari sebelumnya, sedangkan TOEFL ITP jadwal penyelenggaraannya lebih fleksibel dan di Indonesia dilaksanakan oleh IIEF (The Indonesian International Education Foundation) dengan berkoordinasi dengan pusat bahasa yang ada di perguruan tinggi negeri.
Selain TOEFL ITP, juga ada TOEFL Prediction/Equivalent Test yang biasanya digunakan untuk memperkirakan skor TOEFL seseorang sebelum yang bersangkutan mengikuti tes TOEFL lainnya (Paper and Pencil Based TOEFL, Computer Based TOEFL, TOEFL ITP). Jenis tes TOEFL Prediction ini pada umumnya diselenggarakan oleh lembaga/pusat bahasa atau tempat-tempat kursus yang menyelenggarakan pelatihan TOEFL.

 Apakah ada perbedaan dalam sistim penilaian Paper and Pencil Based TOEFL, Computer Based TOEFL, TOEFL ITP dan TOEFL Prediction Test?
Benar, sistim penilaian atau skor yang digunakan untuk Paper and Pencil Based TOEFL, TOEFL ITP, TOEFL Prediction Test dan Computer Based TOEFL memang berbeda. Hal ini dilakukan tentu dengan maksud agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran skor yang dilaporkan peserta tes. Rentang skor yang digunakan oleh Paper and Pencil Based TOEFL, TOEFL ITP, dan TOEFL Prediction Test adalah 310 (nilai terendah) s.d 677 (nilai tertinggi), sedangkan untuk Computer Based TOEFL, nilai terendah adalah 0 dan nilai tertinggi 300 (TOEFL Score User Guide, 2000-2001). Tingkat kesulitan soal untuk keseluruhan jenis tes ini tentu saja sama, sehingga dapat dikatakan mereka yang memperoleh skor 677 pada Paper and Pencil Based TOEFL diperkirakan akan memperoleh skor 300 pada Computer Based TOEFL, dan sebaliknya jika seorang peserta tes memperoleh skor 213 dalam tes TOEFL yang menggunakan komputer (Computer Based TOEFL), maka skor yang bersangkutan pada Paper and Pencil Based TOEFL adalah 550.

Bagaimana hubungan skor yang diperoleh dengan tingkat penguasaan bahasa Inggris seseorang?
Secara umum kita mengenal tiga level penguasaan bahasa asing, yaitu Tingkat Dasar (Elementary), Tingkat Menengah (Intermediate), dan Tingkat Mahir (Advanced). untuk skor TOEFL, para ahli bahasa biasanya mengelompokkan skor ini kedalam empat level berikut ( Carson, et al., 1990):
· Tingkat Dasar (Elementary) : 310 s.d. 420
· Tingkat Menengah Bawah (Low Intermediate) : 420 s.d. 480
· Tingkat Menengah Atas (High Intermediate) : 480 s.d. 520
· Tingkat Mahir (Advanced) : 525 s.d 677
Dari klasifikasi skor diatas, mungkin muncul pertanyaan seandainya tes TOEFL diberikan pada mahasiswa Amerika, misalnya, apakah mereka akan kesulitan mengerjakan soal-soal TOEFL? Studi yang dilakukan oleh Johnson (1977) menyebutkan bahwa skor rata-rata yang diperoleh oleh 173 mahasiswa tahun pertama dan kedua di Universitas Tennessee, Amerika Serikat, adalah 628. Artinya, bagi penutur bahasa Inggris sendiri, soal-soal TOEFL bisa dikerjakan dengan mudah, terbukti dari skor yang mereka peroleh yang berada pada level Mahir atau Advanced.
Dengan mengetahui klasifikasi tingkat penguasaan bahasa Inggris seperti yang terlihat diatas, kita tentu bisa memaklumi bahwa sangatlah beralasan mengapa perguruan tinggi di negara-negara yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa resminya, mensyaratkan skor TOEFL tertentu bagi calon mahasiswa internasional mereka. Untuk bisa diterima di program S1, skor yang umumnya mereka tetapkan adalah sekitar 475 s.d. 550, sedangkan untuk masuk program S2 dan S3 persyaratan skor TOEFLnya lebih tinggi lagi yaitu sekitar 550 s.d. 600.
Pertanyaan yang sering mengemuka di forum-forum diskusi para pengajar Bahasa Inggris di Indonesia adalah berapa seharusnya penguasaan bahasa Inggris seorang mahasiswa di Indonesia agar mereka mampu menambah wawasan keilmuannya melalui bacaan yang ditulis dalam bahasa Inggris? Penguasaan pada level Dasar (Elementary) tentu tidak akan memberi kontribusi yang berarti bagi para mahasiswa di Indonesia dalam hal upaya peningkatan pengetahuan melalui buku-buku teks/pengetahuan yang ditulis dalam bahasa Inggris. Diperlukan penguasaan minimal pada level Menengah Atas (High Intermediate) agar para mahasiswa bisa menyerap materi perkuliahan yang ditulis dalam bahasa Inggris dengan relatif mudah.
Beberapa perguruan tinggi di Indonesia telah menetapkan skor TOEFL tertentu bagi para mahasiswanya (Huda, 1999). Dalam kaitannya dengan upaya peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi, peraturan yang mengharuskan mahasiswa perguruan tinggi memiliki penguasaan TOEFL sampai pada tingkat tertentu diharapkan akan berdampak positif dan seharusnya kita dukung. Penguasaan bahasa Inggris yang baik diharapkan akan dapat meningkatkan kemampuan berfikir dan bekerja pada tingkat global, suatu kondisi kerja dimasa depan yang perlu kita persiapkan sejak sekarang.
 
Kapan dan dimana seseorang bisa mengikuti tes TOEFL?
Paper and Pencil Based TOEFL dan Computer Based TOEFL hanya bisa ditempuh pada waktu tertentu yang telah terjadwal jauh hari sebelum tes diselenggarakan. Tempat atau testing center dimana kedua tes ini diselenggarakan juga telah ditentukan oleh ETS sebagai pemegang lisensi tes TOEFL. Kedua macam tes TOEFL yang diselenggarakan di testing center tertentu tsb. biasa juga disebut International TOEFL. Hal ini dimaksudkan untuk membedakan keduanya dengan TOEFL ITP dan TOEFL Equivalent/Prediction.
Sedangkan untuk mengikuti TOEFL ITP, peserta tes harus menghubungi Institusi yang telah ditunjuk oleh IIEF Jakarta sebagai tempat pelaksanaan. Untuk pelaksanaan TOEFL ITP diperlukan peserta minimal 10 orang. Balai Bahasa Unmul sejak tahun 2001 merupakan salah satu institusi yang berhak menyelenggarakan TOEFL ITP.
Jenis tes TOEFL Prediction/Equivalent merupakan jenis tes yang paling fleksibel pelaksanaannya. Di Balai Bahasa Unmul, tes ini juga merupakan tes yang paling banyak diikuti oleh mereka yang ingin mengukur penguasaan bahasa Inggris untuk berbagai keperluan. Setiap saat peserta tes dapat mengikuti tes ini dengan menghubungi Balai Bahasa Unmul minimal satu hari sebelum hari penyelenggaraan.

Senin, 13 Agustus 2012

tips belajar english di AEC

Reading, listening, speaking, dan writing adalah aspek terpenting dalam sebuah bahasa, termasuk Bahasa Inggris. Satu-satunya cara agar lancar dan fasih dalam sebuah bahasa adalah dengan menguasai speaking

Coba anda perhatikan bagaimana bayi dan anak-anak belajar berkomunikasi atau mengenal bahasa. Apa yang dilakukan pertama kali?
Yang dilakukan pertama kali oleh seorang bayi adalah mendengar (listening), beberapa bulan kemudian baru dia mencoba berbicara (speaking) satu atau dua kata. Membaca (reading) baru diajarkan setelah sang anak lancar berbicara. Dan aspek yang terakhir, menulis (writing), diajarkan ketika anak memasuki usia sekolah.
Siklus belajar seperti itu disebut dengan Natural Order atau tahapan alamiah seorang anak belajar sebuah bahasa. Listening – Speaking – Reading – Writing, itu tahapan yang benar.
Anehnya, Bahasa Inggris tidak diajarkan dengan cara seperti itu di sekolah kita. Yang diajarkan di sekolah pertama kali adalah reading, listening, setelah itu speaking, baru kemudian writing.
Listening adalah input, sedangkan Speaking adalah output. Bagaimana bisa ngomong dengan lancar kalau inputnya kurang…?;)
Jika anda ingin berbahasa Inggris secara natural, fasih dan lancar seperti penutur asli, belajarlah dengan mengikuti siklus di atas (natural order), listeningspeakingreading – dan writing. kami jamin, anda akan sukses!
Fakta tentang belajar Bahasa Inggris yang harus anda tahu!
  1. Belajar aturan-aturan Grammar akan “membunuh” kemampuan Speaking anda. Maka jangan mempelajari Grammar jika anda ingin fasih dan lancar berbahasa Inggris.
  2. Listen first! Itu aturan baku jika anda ingin fasih berbahasa Inggris. Mendengarkan sesuatu yang bisa kita pahami dalam Bahasa Inggris secara berulang-ulang, adalah cara terbaik untuk belajar berbicara Bahasa Inggris.
  3. Bayi dan anak-anak adalah pembelajar bahasa terbaik. Mereka tidak pernah mempelajari Grammar untuk bisa berbicara. Bayi belajar dengan mendengar. Anda bisa meniru cara belajar mereka agar bisa berbahasa Inggris dengan fasih.
  4. Kosakata dan frase harus dipelajari secara kontekstual. Jika anda ingin fasih dan lancar berbahasa Inggris, berhentilah mempelajari/menghafal daftar kosakata. Pelajarilah kosakata dalam satu kalimat utuh.
  5. Duduk di kelas dan mendengarkan seseorang yang kurang bagus Bahasa Inggrisnya (tidak fasih) tidak akan membantu anda berbicara dengan mudah dan fasih. Anda harus mendengarkan native speaker agar bisa berbicara seperti mereka.
  6. 95% orang yang mengikuti kursus Bahasa Inggris tidak pernah benar-benar bisa berbahasa Inggris dengan fasih. Mereka tahu aturan-aturan grammar, tapi hanya sedikit yang benar-benar speak real English.

Sabtu, 14 Juli 2012

IELTS prepare test

IELTS | Test Takers - How do I prepare?

 
There’s a range of materials to help you prepare for your IELTS test.

Firstly, download the free Information for Candidates booklet (PDF, 935KB) which provides an explanation of the test.
                                                      
Official IELTS Practice Materials
IELTS has official practice materials to help you understand the format of the test and the types of questions. There are two volumes of the Official IELTS Practice Materials:
  • Vol. 1 Official IELTS Practice Materials (with CD)            
  • Vol. 2 Official IELTS Practice Materials (with DVD)
Both volumes of the practice material offer samples of the Reading, Listening, Writing and Speaking modules with sample answers and Examiner comments. The CD in Vol. 1 offers samples of the Listening test and the DVD in Vol. 2 shows candidates taking the Speaking test.

The Official IELTS Practice Materials Vol. 1 and Vol. 2 are the only IELTS practice materials endorsed by the IELTS partners. You can order your Official IELTS Practice Materials in one of three ways:  
Sample questions online
Try some free sample questions online. These sample questions will give you an idea of what to expect in the Reading, Writing and Speaking modules.

IELTS preparation courses
Some IELTS centres have workshops to help you prepare for your test. Talk to your local IELTS test centre for details. Preparation courses may also be offered by language schools in your country.

What is IELTS

 

 

What is IELTS? 

http://www.ielts.org/test_takers_information/what_is_ielts.aspx 

IELTS is the International English Language Testing System which tests English proficiency across the globe. IELTS tests are held in over 800 centres with tests up to four times a month. IELTS respects international diversity and is fair to anyone who sits the test, regardless of nationality ...

Why choose IELTS? 

IELTS tests all four language skills – listening, reading, writing and speaking. The Speaking test is a face-to-face interview with a certified Examiner. It is interactive and as close to a real-life situation as a test can get ...

Test format 

IELTS is available in two test formats:
Academic or General Training. All candidates take the same Listening and Speaking modules but different Reading and Writing modules ...

Academic or General Training 

The Academic format is for those who want to study or train in an English-speaking university or Institutions of Higher and Further Education. Admission to undergraduate and postgraduate courses is based on the results of the Academic test ...

A reliable, secure test 

The IELTS nine (9) band score system grades scores consistently. It is secure, benchmarked and understood worldwide. Test materials are designed carefully so that every version of the test is of a comparable level of difficulty ...

Special needs 

If you have a disability or condition which might require special arrangements, you should discuss it with your test centre as soon as possible. Each case is considered individually and you will need a medical certificate. Test centres need three months to put arrangements into place ...

Rabu, 06 Juni 2012

Bali Interesting Place in Denpasar city


Bali doesn’t extend beyond the tourist leaflet: idyllic tropical beaches, lush green forest and happy islanders who work and play in childlike innocence. This vision of paradise has been turned into a commodity for the tens of thousands of western tourists who flood into Bali’s Kuta Beach, Tanah Lot, Kintamani, Ubud Village, Besakih Temple, Bedugul etc.



In actual fact the tourist trade is only a peripheral thing; awy from the commercial traps of the southern beaches you can still find Bali’s soul, towards the mountain where it has always been. It is there you will find rice paddies tripping down hillsides like giant steps, holy mountains reaching up through the clouds and dense tropical jungle. And it is there you’ll discover the extraordinary resilience of the Balinese people and their culture.
 

Denpasar City

Giving the impression of a bustling overgrown village, Denpasar is the largest city on the island, the center of commerce and governmental administration. Belated town planning is doing its best to control the urban sprawl of the bustling little city, and the recent addition of traffic light at the busiest intersection as well as a great number of one-way street Jalan Gajah Mada is the commercial center of shops, banks and restaurant, and back onto the PASAR BADUNG market place, a sprawling complex of stalls with every imaginable commodity available from salted fish, spices and herb to gold jewelry and fine woven cloth. The MUSEUM is well worth visiting n Denpasar.
In Denpasar, ethnic homogeneity is a thing of the fat. Non - Balinese now make up around 30 % of the city population. There are several Javanese Kampung, Chinese and Arab/Punjabi area. The Muslim call to prayer, the rumble of the Beleganjur Orchestra and the person's sermon represent just some of the sound in the Denpasar day. This Variety has important cultural consequences. The Indonesia language is increasingly taking over from Balinese in daily communication.
Denpasar is where the Balinese scholars translate Indian holy books, new prayers are taught, and Hinduism reinterpreted. Other beautiful in Bali is Monument include the temple and palace of Kesiman, Panambangan Temple (near Pemecutan palace). And Satrian temple, with is near by bird market. Pemecutan, Kesiman, and Badung (now the name of the nearby regency) were the three " UNITED KINGDOMS " on the territory of Denpasar.
 
art center to do bali art festival every year on junne until julyArt Center
The werdhi Budaya Art Center was built in 1973 to the design of the prominent Balinese architect, Ida Bagus Tugur, as a showplace for Bali's performing and fine arts. Strategically situated on Jalan Nusa Indah, Abian Kapas, Denpasar, the art center has Three art galleries, including one permanent art
collection, and several outdoor stages and performance pavilion including the huge open stage and arena, Ardha Candra. Seminar and exhibition hall are often utilized by local art and three are groups, and the dance, drama and music school, STSI.
Since 1979 a traditional of a Festival of the Art has been instigated as an annual fixture. This takes place each June-July, with a comprehensive programmer of Gamelan and dance performances, competition of traditional Balinese skill, and giant production of the Ramayana and Mahabarata ballets, lasting about 4 weeks in all. Open : Every day except on official holydays (08.00-16.00) A special performance is given on the Ardha Candra open-air stage every full moon.
The performance of 'Kecak Dance' to be held at the Art Center Every Evening from (18.30-19.30). Originally the Kecak was just an element of the older Sang Hyang trance dance. It consistedof a male choir praying obsessively to the souls of their ancestors. At the initiative of painter Walter Spies, this religious choir was transformed into a dance by providing it with a narrative. 
 
Jagat Nata Temple
One of the most beautiful temples of Denpasar is the Central Pura Jagat Natha, at the northeast corner of Puputan Square. This temple comes alive at the full moon ceremony, worshippers from all over the city gathering to make their offering and devotion.
On the main street of Denpasar , its restful shade and gnarled frangipani trees offering a welcome contrast to the hubbub of city traffic, is the market temple. Pura Melanting, where busy vendors pause to make their offerings for a prosperous.
 
Museum Manusa Yadnya
The life of the Balinese is measured out in a series of relegious ceremonies which sanctify all stages of the life cycle, from birth until death and subsequent rebirth. These ceremonies are known as "Manusa Yadnya" and each is unique.
The "Manusa Yadnya" Museum, within the Mandala Wisata Complex in Mengwi, 15 km west of Denpasar, has been created as a representative exhibition potraying the basic aspects of these all important life-cycle ceremonies. Exhibitits the major types of offerings used in each ceremony, as well as the accompanying constuction susc as the cremation sarcopagus and tower. Photograph of each particular ceremony gve an idea of the actual set.

Museum Le Mayeur
The house and collected painting of the Belgian painter Le Mayeur, on the beach in Sanur, are cared for by his widow Ni Polok, a famed Legong Dancer and beauty in her youth. Le Mayeur came to Bali in 1932, and lived here for 26 years, leaving his house to the Indonesia Goverment. Open every day.

Jro Kuta Palace Jro

Kuta Palace is located on Kumbakarna Street , Denpasar, about 100 m of Maospahit Temple . This palace has unique building complex such as Ancaksaji, Semanggen, Ranggi, Pewaregan, Saren Raja, Saren Kangin, Paseban, Pamerajan Agung, and Pekandelan which is a kind of fortress to protect the main part of the area.

Kesiman Palace
Kesiman Palace is located on W.R. Supratman Street, East Denpasar, closed to Petilan Pengerebongan Temple . The palace consists of a private mansion and the most highly structured family temple.

Puputan Square
Puputan Square is a large open square in the center of Denpasar city, the site of the famous ‘Puputan’ fight to death against the Dutch troops on 20 September 1906, when thousands of Balinese warriors, dressed in their finest Balinese regalia, and armed only with tradition weapons like keris (short draggers) and spears, hurled themselves against the lines of Dutch troops.
A monument was built at the northern part of the Puputan Square to commemorate Puputan battle. The monument shows a man and his two children carrying keris (short draggers) and bamboo spears, ready to fight.

Sidik Jari Museum
Sidik Jari Museum Located on Hayam Wuruk Street, Denpasar, Sidik Jari Museum is a private fine art museum established and owned by I Gusti Ngurah Gede Pemecutan. The museum exhibits the work of its owner as well as other artists.
The uniqueness of the collection in this museum is that the paintings are done using the tips of the fingers in applying different colors or paints in order to represent the artist's imagination.
This museum consists of a hall for exhibitions, a library, a studio, an open hall for various activities, and an outdoor stage for dance performances. It is open daily from 09.00 am to 04.00 pm except on public holiday.
 
bajra sandhi monumentis the balinese people struggle monumentBajra Sandhi Monument
Bajra Sandhi Monument is the Balinese people struggle monument, which is shaped like ‘bajra’ (bell). It is located on Puputan Margarana Square in Niti Mandala Renon area. Main government offices are located nearby. Bali Museum Bali museum was built on 8 December 1932 and has a large collection of old items. Located on Major Wisnu Street , this museum consists of 4 buildings: Buleleng, Karangasem, Tabanan, and the East Building .

Marline test for cruise


http://www.marlinstests.co.uk/about-the-tests.php

Saat ini bagi yang ingin bekerja di kapal Pesiar sudah ada test khusus untuk mengetahui kemampuannya dalam bahasa inggris yakni marline test

PERSIAPKAN DIRI KALIAN SEBELUMNYA

Marlins was originally established in 1994 to provide English language training solutions for the shipping industry.  We work with hundreds of companies worldwide which gives us insight into crewing and training issues in almost every key crew supply country.
We have recently expanded our range of training products and services to provide a range of packages including vocational training courses for seafarers as well as English language assessment and training solutions.
Our team of industry experts and highly experienced trainers work worldwide to provide tailor-made solutions to employers’ recruitment and training requirements:
Marlins’ ELT products are known and used internationally to assess and develop English language competency levels.
Marlins’ CBT products have been adopted fleet-wide by leading ship managers to help train mixed nationality seafarers both on board and on shore.
Through Marlins services, we help clients develop in-house policies to help standardise their assessment and training procedures; we also deliver consultancy and training services to suit client needs.
SeaTec UK Limited is the sole licensee, on a worldwide basis, of the Marlins registered trademark.
Seatec UK Limited is a company incorporated in Scotland with registered number SC106026, trading as ‘Marlins’ and having its registered office at 1st Floor Skypark, 8 Elliot Place, Glasgow, G3 8EP Email: info@marlins.co.uk.


Marlins English Language Tests This Marlins English Language Tests have been developed by both testing experts and subject matter experts and has been piloted world-wide. This has contributed to the validity and reliability of the test.
The tests are suitable for all ranks, positions and nationalities and the questions are set within the context of their industry sector. There are hundreds of questions contained within the database which are randomly selected. This ensures no two tests are the same.
Please take care when completing the online personal information before starting the test as it is not possible to correct any spelling errors or mistakes once you have started the test and your certificate has been printed out.
It is strongly advised you take the practice test before attempting the main test in order to familiarise yourself with the different types of questions.
During the test you may return to any question at any point to change your answer. You will also have the chance to return to any unanswered questions at the end of the test before finishing.
In the event of the computer crashing, power failure or loss of internet connection during the test, re-enter your license code to resume the test from where you left off. Please note, the license code will expire after 36 hours after the test has started if it has not been completed in this time.
ISF Marlins English Language Test for Seafarers Each test consists of a total of 85 questions which are broken down into the following categories:
  • Listening comprehension (25 questions)
  • Grammar (30 questions)
  • Vocabulary (15 questions)
  • Different sounds and pronunciation (9 questions)
  • Reading (1 questions)
  • Time and numbers (5 questions)
The final score is calculated as an overall percentage.
There is no time limit for taking the test but the recommended maximum time is 60 minutes.
Marlins English Language Test for Cruise Ship Staff Each test consists of a total of 50 questions which are broken down into the following categories:
  • Listening comprehension (14 questions)
  • Grammar (19 questions)
  • Vocabulary (12 questions)
  • Reading (1 questions)
  • Time and numbers (4 questions)
The final score is calculated as an overall percentage.
There is no time limit for taking the test but the recommended maximum time is 30 minutes.
Marlins English Language Test for Offshore Workers Each test consists of a total of 85 questions which are broken down into the following categories:
  • Listening comprehension (28 questions)
  • Grammar (28 questions)
  • Vocabulary (17 questions)
  • Reading (1 questions)
  • Time and numbers (6 questions)
There is no time limit for taking the test but the recommended maximum time is 60 minutes.